Selasa, 12 Mei 2009

all about anthurium 2

JENIS JENIS ANTHURIUM

Anthurium jenmanii. Anthurium ini bentuk daunnya mirip daun tembakau. Teksturnya keras dan tebal, bertangkai pendek, lebar dan panjang, urat daun tampak jelas, dan tepi daun agak bergelombang. Daun muda sedikit agak merah sedangkan bila tua berwarna hijau.

Anthurium gelombang cinta. Tanaman ini daunnya tebal, lonjaong panjang, berujung runcing, dan tepinya bergelombang. Gelombang yang indah di tepinya inlah yang mejadi cirinya.

Anthurium hookerii. Susunan daun tumbuh seperti sarang burung. Semakin keatas daunnya melebar dan cenderung rebah. Tangkai daunnya pendek. Daunnya halus tidak berbulu, berwarna hijau muda mengilap, kaku, tebal, dan tepi bergelombang.

Anthurium keris. Tanaman ini disebut keris karena bentuknya seperti keris. Daun menjulang ke atas dan tepinya meliuk-liuk seperti keris.

Anthurium sirih. Tanaman ini daunnya tebal menyerupai daun sirih. Daun tersusun rapat berwarna hijau. Lebar daun bisa mencapai kertas folio.

Anthurium compacta. Bentuk daun oval dengan ujung runcing. Dauntersusun rapi. Daun seperti menyembul bersama dari tengah-tengah batang . tepi daun seperti di bingkai garis kuning.

PEMELIHARAAN

Penyiraman. Untuk tanaman ini penyiraman sebaiknya dilakukan 1 kali sehari, setiap pagi atau sore hari. Jangan terlalu sering menyirami karena jika media tanam terlalu becek berhari-hari akar akan busuk.

Pemupukan. Pupuk dasar untuk anthurium adalah pupuk NPK. Dosisnya baca aturan pakai, berikan pupuk ini 6 bulan sekali. Selain NPK sebaiknya beri juga pupuk kandang 1 tahun sekali.

Penempatan. Tempatkan di tempat yang rindang, dibawah pohon atau di teras. Jika anda meletakkan di dalam ruangan maka setiap 3 hari sekali keluarka selama 1 hari penuh agar terkena sinar matahari.

Perawatan daun. Pesona anthurium ada di daunnya, maka saat mengelap daun jangan terlalu keras untuk menghindari robeknya permukaan daun.

HAMA

Kutu daun. Kutu daun ini hidup menggerombol dan menghisap cairan daun, sehingga pucuk daun kuning dan lama-lama mati.

Jamur. Daun anthurium yang terserang jamur ditandai dengan bercak-bercak berwarna kecoklatan memanjang seperti benang di permukaan daun. Jamur perlu segera dihilangkan.

Ulat daun dan kumbang. Binatang ini memakan daun dan menyebabkan lubang tak beraturan di daun sehingga mengganggu fotosintesis.

Busuk batang dan daun. Pembusukan ini dilakukan oleh bakteri. Pemicunya biasanya sistem pengairan yang buruk.

MENGATASI HAMA

Potong bagian tanaman yang terserang.

Semprot tanaman deng insektisida dengan dosis yang dianjurkan, penyeprotan sebaiknya dilakukan sore hari.

Gunakan media tanam yang mudah mengalirkan air untuk menghindari pembusukan.

Perhaikan sanitasi dengan menjaga kebersihan lingkungan air dan alat2 kerja.

Tidak ada komentar: